Friday, December 31, 2010

hello 2011

Detik-detik menuju pergantian tahun,mommy mau sdkt kilas balik tahun 2010 kmrn,.di tahun 2010 banyak kejadian "penting" dan berarti yg terjadi dalam hidup mommy, antara lain :

1. pertama kali ajak Ben naik pesawat ke Bali buat ktmu kumpinya (kakek-nenek mommy dari nini)
2. RESIGN!!! Being stay-at-home-mommy
3. belajar berinvestasi dan mengenal reksadana,pastinya bljr pengiritan besar2n gara2 poin 2 td :p
4. Gabung di TUM yang bkin mommy btambah temannya,baik di dunia maya maupun dunia nyata. Jd byk undangan ulangtahun,piknik,etc..
5. Baking!! Dulu mommy masak kue serba kukus,skrg baru berani baking,itupun bermodalkan oven toaster yg dksh eyang utinya (plus mixer jg bole dkasih)
6. PD nyetir sndr kmana2 cmn bdua Ben
7. DP rumah *akhirnyaaaaa*
8. Ikut nge-gym
9. Punya blog dan jd rajin nulis ;)

Mudah2n tahun 2011 dan tahun2 kedepannya, mommy bs mjd lebih baik dr yg skrg dan tidak mengulangi kesalahan mommy di tahun 2010 dan thn2 sblm nya..Amiiiin... *ntah knp dr dlu mommy plg gak bs bkin resolusi hehe*

Thursday, December 30, 2010

entri ke-100, dedicated to Papa & Ben

Sejak bersama Papa,mommy belajar
¤ lebih menghargai perbedaan
¤ tidak semua bisa diukur dengan materi,titel
¤ lebih rasional dalam menghadapi hidup
¤ tidak cengeng saat diberi cobaan
¤ lebih santai dalam menjalani hidup
¤ baking dan masak western food
¤ tidak panik saat ada masalah
¤ lebih mandiri
¤ lebih menghargai hidup

Dari kehadiran Ben,mommy belajar
¤ kita hanya bisa merencanakan tapi Tuhan yang menentukan semuanya
¤ tak ada yang tak mungkin bagi Tuhan (mukjizat itu Nyata)
¤ harus lebih bersabar
¤ keluarga lebih penting dari apapun,bahkan materi dan jabatan tinggi sekalipun
¤ arti cinta sesungguhnya
¤ lebih kreatif dalam memasak (Ben sering GTM)
¤ investasi lebih penting daripada shopping

Luv u both "jagoan mommy"..

Merry Xmas




may this Xmas brings you & your family much joy & happiness

Wednesday, December 22, 2010

my role model

Dulu saat mama datang ke sekolah untuk mengambil raport ku, aku malu. Mamaku tidak "fashionable" seperti ibu-ibu yang lain,mamaku "hanya" seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan sendiri.

Dulu saat mama menjemputku ke sekolah, ia menyetir mobil sendiri. Aku iri pada teman-temanku, yang ibunya duduk manis di belakang pak sopir.

Dulu saat mama membawakanku bekal masakan "homemade" yang penuh gizi, aku merasa muak, "Ah lagi-lagi begini lauknya" ucapku. Aku ingin seperti teman-temanku yang membawa bekal hamburger dan sejenisnya.

Dulu saat mama mulai menelponku setiap detik karena aku telat pulang, aku benci. Kenapa mama begitu cerewet, batinku menjerit! Beri aku sedikit kebebasan Ma.

Dulu saat mama memaksaku untuk bisa memasak dan bersih-bersih rumah, aku berpikir mamaku terlalu kolot

Dulu saat mama mengingatkanku untuk bisa mengerjakan pekerjaan lelaki, aku tertawa terbahak-bahak.

Dulu saat mama berkata bahwa beliau tidak bisa tidur karena aku sakit, stres karena aku sedang masa ujian, aku hanya bisa berpikir "ah,betapa lebaynya mamaku ini"

Kini, saat aku sudah menjadi ibu, aku melihat bahwa Mamaku menjadi ibu rumah tangga karena pilihannya, sama seperti yang aku alami saat ini. Aku bersyukur mama mengajarkanku memasak, membersihkan rumah bahkan sampai mengerjakan pekerjaan lelaki ; sama seperti yg dilakukannya saat ayahku harus mengejar gelar sarjana di jerman,meninggalkan mamaku beserta ketiga putrinya; seperti diriku yang seringkali ditinggal suamiku dinas keluar kota.

Aku masih ingat,
Saat dokter menyatakan air ketubanku merembes,mama adalah orang pertama yang aku telepon.
Saat dokter memutuskan aku harus melahirkan saat usia kandunganku baru 28minggu, mama memelukku terus menerus tanpa mengucap satu katapun, hanya menangis dan mencium keningku tanpa henti
Sesaat setelah melahirkan, mama terus menemaniku mendampingiku saat menjenguk jagoan mungilku yang sedang berjuang di NICU dan tanpa henti-hentinya berdoa dan menyemangatiku
mamaku yang terus meyakinkanku bahwa ASIku akan keluar
Saat anakku sudah pulang kerumah dan mengalami kolik pada pukul 11malam, mama adalah orang pertama yang aku cari, ia datang ke rumah untuk menemaniku karena suamiku sedang di luarkota.
Saat anakku muntah tanpa henti dan aku belum lancar menyetir, mama segera datang ke rumahku untuk mengantar cucu tercintanya ke UGD karena taksi tak kunjung ku dapat.
Saat anakku harus dioperasi hernia di usianya yang baru 3.5bln, mama terus memegang tanganku membisiki doa terus menerus agar aku bersabar

Terima kasih Ma untuk semua yang telah kau ajarkan padaku, untuk semua pengorbananmu untuk kami putri-putrimu bahkan untuk cucumu.

We ♥ u so much. Selamat hari ibu Ma :)

Monday, December 13, 2010

step by step

Mommy lg girang riang gembira,pasalnya *halah bahasa mommy* Ben akhirnya bisa jalan sendiri 8langkah dihadapan mommy-papa-pekak-nini-tante karin-tante tatte-kaka puji n kaka lufi *ohya jgn lupa si tiger jg masuk itungan* ato dgn kata lain,dihadapan smuanya,formasi lengkap..stlh postingan mommy yg blg dia bs jalan 4langkah sndr, Ben menunjukan tanda2 kemunduran alias gak pnh jalan sndr lg *hoho memalukan!* tapi skrg dia bisa lgsg 2x lipat dan gak mau berenti..hebat ya kamu Nak..mommy so proud of you!!

dan GTM pun berlanjut

masih inget postingan mommy yang ini?

nah mommy pikir fasa GTM itu akan berakhir...karena kmrn Ben udah mulai mau makan macaroni schotel (resep ajaib ala mommy), tapi oh tapi, saat mommy coba kasih nasi sukses disembur!!! yup ,muncrat aja tuh nasi ke muka mommy,..mommy ganti bubur *mgkn males ngunyah pgn lgsg nelen* hoho sukses diemut :(

sampai akhirnya papa kasih masukan, "jangan-jangan, anak nya lagi mogok makan nasi Ma!" eitssss tnyata BENARRRR, si Ben bagitu dikasih pasta ato kentang, makannya lahap bgt kaya kelaperan, huhu.. baiklah, mommy skrg lagi ditantang Ben untuk kreatif *gpp d yang penting Ben mau makan lagi*

Sunday, December 12, 2010

Anak belajar dari lingkungan hidupnya

(Sumber : materi KPP)

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan
Jika anak banyak dimusuhi, ia akan terbiasa menentang
Jika anak dihantui kecemasan, ia akan terbiasa merasa cemas
Jika anak banyak dikasihani, ia akan terbiasa meratapi nasibnya
Jika anak dikelilingi olok-olok, ia akan terbiasa menjadi pemalu
Jika anak dikitari rasa iri, ia akan terbiasa merasa bersalah
Jika anak serba dimengerti, ia akan terbiasa menjadi penyabar
Jika anak banyak diberi dorongan, ia akan terbiasa menjadi percaya diri
Jika anak banyak dipuji, ia akan terbiasa menghargai
Jika anak diterima oleh lingkungannya, ia akan terbiasa menyayangi
Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan terbiasa senang menjadi dirinya sendiri
Jika anak mendapatkan pengakuan dari kiri-kanan, ia akan terbiasa menetapkan arah langkahnya
Jika anak diperlakukan dengan jujur, ia akan terbiasa melihat kebenaran
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan terbiasa melihat keadilan
Jika anak mengenyam rasa aman, ia akan terbiasa mengandalkan dirinya sendiri dan mempercayai orang sekitarnya
Jika anak dikerumuni keramahan, ia akan terbiasa berpendirian


Yuk, belajar jadi orangtua bijak :)

Saturday, December 11, 2010

siklus penyakit

Satu hal yang baru mommy sadarin, ternyata siklus penyakit di rumah ini selalu berakhir ke mommy..gak ngerti? Maksudnya siapapun yang pertama sakit,mommy pasti bakal ketularan

Kalau Ben yang duluan sakit,mommy pasti ketularan (jadi harus mulai mengkonsumsi vit C berlebih biar gak terlalu drop saat ketularan,syukur2 gak sampe ketularan walaupun agak mustahil), sedangkan papa bisa ketularan bisa gak (kalo kondisi lagi lemah pasti ketularan tapi kalo fit,lolos dari penyakit)

Kalau si papa yg sakit, mommy lagi2 ketularan!! *aarrrgghhh*, sedangkan Ben agak jarang bisa ketularan (baru bbrp kali sih < 5x kayanya)

Nah sedangkan kalau mommy yang sakit..oh my..gak ada yg ketularan!!

Sedih kan?! Mommy jadi penampung sgala penyakit di keluarga ini, atau itu dipengaruhi sama gol darah ya? Mommy kan "O", sedangkan papa "AB" dan si Ben "B".. *trus dmn hub nya mommy?

Tau ah, postingan ngaco bgt soalnya si papa dan Ben lg sakit barengan niy (yang duluan skt si Ben),mdh2n kali ini mommy gak ketularan *Tuhan tlg dgr yaaaaa..

Friday, December 10, 2010

kaya...enak kali yaaaa

Di suatu senja dalam perjalanan pulang

Mommy (M) : pa, enak kali ya jd orang kaya,gak mumet kaya qta, gak perlu KPR klo mau beli rumah trs bisa ganti mobil kalo udah mulai rewel
Papa (P) : gak ah,papa gak suka jd org kaya
M : knp gt pa?
P : bykn pusingnya kali..pusing mkirin bisnis,mkirin saham..kalo korut ama korsel jd perang bingung mikirin investasinya..ribet aj idupnya gak tenang..enakan juga kaya gni, idup nge-pas
M : pas-pasan mksd papa?
P : iya, pas mau beli rumah ada uang, pas mau jalan2 ke bali ada aja rejeki,.pas bgt d
M : itu idup siapa ya pa yg lg dbahas??
P : yah,kl km ngayal jd org kaya,papa bisa dnk ngayal idup PAS kaya td
M : *please d paaaa smbil pasang muka males*

Thursday, December 9, 2010

mayday..mayday

Huhuhu mommy lagi sedih bukan kepalang, ini sudah hari ke-3 Ben mogok makan..semua makanan yg dksh lgsg dtepis, kalaupun berhasil masuk pasti disembur keluar lagi.. Puncaknya, saat Ben nolak makan kentang rebus maupun roti..duuuh mau dpt gizi dari mana?! Makanan yang bisa sukses di makan cuman yoghurt dan pisang (˘_˘") dampaknya, niy bocah jadi nemplok nen mulu..pdhl baru aja beratnya berhasil mencapai 2digit..mudah2n cpt berakhir ya mogok makannya *amin!!

Proudly present, new parenting encyclopedia : The Urban Mama, yang kembali menceriakan hariku

The Urban Mama Writing Contest

Huff,lagi-lagi kosong. Ini sudah kesekian kalinya aku memandang (lebih tepatnya memelototi) layar di HP ku, sinyal tampaknya oke, baterai juga masih full (bahkan terakhir aku men-charge HP ku sekitar 3hari yang lalu,sangat tidak biasa), oh mungkin jaringannya error. Aku coba menghubungi nomor rumahku, ada nada sambung dan tak lama berselang "krrriiiiiing", oh ternyata jaringannya juga oke. Terus kenapa layar HP ku kosong ya, gak ada bunyi sms, notifikasi email, bahkan dering telepon pun tak ada. Semenjak aku memutuskan berhenti bekerja, kebisuan HP ku ini termasuk salah satu dampaknya. Dulu, bisa tiap detik berbunyi, ntah hanya sekedar sms atau bahkan telepon penting, HP harus ada selalu didekatku, begitu juga dengan alat chargerannya (aku bisa mencharge HP 2x dalam sehari). Suamipun selalu protes karena HP menjadi prioritas #1 dalam keseharianku, mau bagaimana, kerjaanku yg mobile mengharuskan diriku untuk terus berkomunikasi dengan teamku.

Tapi kini, hidup terasa sepi dan hampa pasca-resign. Lebaykah aku? Aku rasa tidak. Perubahan drastis benar-benar aku alami. Tak hanya kebisuan HP ku, tapi aku seperti kehilangan teman, ntah teman bercerita atau hanya sekedar bersenda gurau. Semua teman (atau mungkin lebih tepatnya aku sebut kolega) seperti ditelan oleh kesibukan pekerjaannya masing-masing. Untuk bergabung dengan kawan alumni kuliah,SMA,SMP atau bahkan SD dan TK, aku merasa tidak comfort, terlalu besar gap antara kami. Pekerjaanku yg lalu membuat aku memisahkan diri dari duniaku, jangan heran kalau sekarang agak sulit bagiku untuk berbaur bersama mereka. Dikala aku ragu dan bimbang mengenai perkembangan dan pertumbuhan anakku, Ben, aku hanya bisa mengandalkan pengalaman orangtuaku,walau kadang bagiku metode mereka itu kurang tepat. Akhirnya aku memutuskan untuk bergabung dengan beberapa forum milis, tujuannya selain mencari ilmu tentunya untuk mencari kawan. Ah,lagi-lagi aku gagal. Tidak, aku tidak gagal dalam menyerap ilmu tapi aku gagal dalam menjalin tali pertemanan. Aku merasa beberapa forum milis itu terlalu mendikte dan seperti tidak menghargai "perbedaan".

Hingga suatu ketika, saat aku mengantri di sebuah salon, aku membaca majalah wanita yang membahas kesuksesan sebuah web yang diprakarsai oleh 3wanita. Karena tergelitik dengan ulasan di majalah tersebut, aku segera meluncur ke TKP. Wow, dari kesan pertama pun aku sudah tertarik, web ini sangat user friendly dan banyak hal yang dibahas di forumnya, bukan hanya soal perkembangan anak tapi juga mengenai keseharian kita sebagai seorang wanita yang tentunya sangat mencintai fashion, bahkan sampai lokasi liburanpun dibahas. Satu hal yang membuatku merasa "klik" yaitu slogan web dari ini "there is always different story in every parenting style", so true! Kadang yang berlaku di keluarga A belum tentu akan berhasil di keluarga B dan menurutku, keluarga A tidak berhak menjudge keluarga B karena tidak sepaham dengan ideologi nya.



Satu hal yang aku sadari, kelemahan orang Indonesia selalu percaya mitos apalagi jika pernyataan itu keluar dari mulut orang yang dituakan (orangtua, dokter,etc), dan terkadang tanpa berfikir rasional kita akan langsung mempercayainya. Memang tidak ada yang salah dengan hal itu, tapi jaman sudah berubah, teknologipun semakin berkembang, sampai kapan kita mau terdoktrin dengan mitos-mitos yang beredar? Memang saat menjadi orangtua bukanlah hal yang mudah, tak ada kelas formal maupun literatur "pasti" layaknya hukum eksak. Namun semangat menjadi orangtualah yang membuat kita rela untuk terus belajar demi kebaikan anak kita sendiri. Salah satunya dengan mengumpulkan informasi dari sumber yang terpercaya atau at least kita membutuhkan 2nd opinion, jangan langsung ditelan bulat2 pernyataan tsb. Dan aku merasa, the urban mama (TUM) termasuk sumber informasi yang bisa dipercaya, bukan hanya karena didukung oleh para ahli kesehatan, tetapi karena member TUM sangat beragam, dari mulai ibu rumah tangga, wanita karir, wiraswasta, novelis hingga dokter (yang gak kesebut jangan marah ya hehe).

Selain itu, keuntungan lain yang aku rasakan saat bergabung dengan keluarga besar The Urban Mama :
1. Ilmu bertambah
» Jadi bisa bertukar pikiran dengan member lainnya yang tentunya beragam dengan background pendidikan yang berbeda maupun lokasi domisili yang tersebar tak hanya di Indonesia. Bisa crosscheck atau mencari 2nd opinion. Diskusinya pun realtime, ibarat pantun langsung berbalas. dan kita bisa memilih ingin ter-subscribe di forum mana (yang tentunya menarik buat kita), tidak harus mengikuti semuanya.

2. Menambah jumlah kawan (baik buatku maupun buat Ben)
Dulu sebelum bergabung dengan TUM, hobiku hanya "ngendon" di rumah, habis kalau mau pergi ntah harus kemana, mati gaya! Tapi sekarang gak lagi, selalu ada ajakan ntah playdate, sekedar lunch bareng atau bahkan undangan bday party buat Ben. Awalnya ada sedikit rasa takut karena aku termasuk "anak baru" di TUM (baru join agustus 2010), ternyata aku salah besar, segala keriuhan yang terjadi di forum gak ada apa-apanya kalau dibandingkan saat ketemuan (alias kopdar), apalagi setiap kopdar TUM selalu menyediakan doorprize yang bikin "mupeng". Bahkan blog-ku yang tadinya sepi pengunjung sekarang mulai ramai ditengok berkat "promosi" di-profile TUM

3. Banci quiz yang berakhir menjadi (sok) exist
Aku dulu termasuk orang yang menghinadina keberadaan sebuah social network tapi semenjak bergabung dengan TUM, semua cacianku itu sirna. Tujuan awal membuka account di social network itu karena ingin ikutan quiz yang diadakan TUM dan hadiahnya cukup menggiurkan. Akhirnya, saat ini account-ku sudah memiliki >100orang followers (yang mana 90% nya adalah Tumblers)

4. Banyak teman senasib
Sebagai ibu baru dan memiliki anak yang membutuhkan perhatian khusus, maupun sebagai wanita karir yang kemudian banting setir menjadi ibu rumah tangga, aku tidak lagi merasa sendiri, banyak teman senasib-sepenanggungan untuk sekedar curhat maupun sharing pengalaman.

5. Bisa belanja maupun berdonasi
Di TUM juga dibuka lapak dan pastinya untuk member kita dapat potongan harga, sebagai emak modis (modal diskon), tentunya ini nilai plus. Barang-barang yang masih layak pakai tapi sudah tidak digunakan bisa kita sumbangkan melalu thread khusus.

6. Selalu update dengan barang-barang yang lagi "in"
Mulai dari stroller ter-in di tahun ini, make-up yang bisa membuat kita makin mempesona bahkan sampai investasi keuangan apa yang paling tepat untuk pendidikan anak

7. Mengurangi sampah kertas di rumah
Dulu aku termasuk orang yang rajin membeli majalah "parenting", tapi sekarang tidak lagi karena aku bisa mendapat info yang ku mau dari forum TUM. Jika ada artikel yang menurutku menarik, baru aku printout, selebihnya cukup di baca di tempat (Go Green!)

8. Merasa didengar pendapatnya
Aku merasa tak ragu saat harus mengemukakan pendapat maupun saat memberikan masukan, karena jikapun hal itu tidak sesuai tidak akan ada yang men-judge, bahkan kalau beruntung, input kita tadi akan dipertimbangkan masak2 dan dilaksanakan oleh pihak itu. Ada sedikit rasa bangga, bahwa sebagai ibu muda aku juga mampu memberikan masukan berarti.

9. Makin jago di dapur
Artikel serba serbi resep menantangku untuk mengujicobakannya secara langsung di dapur mungil keluarga, pastinya suami (dan Ben tentunya) yang girang dengan perubahan ini. Aku jadi lebih kreatif!

10. Penulis dadakan


Hampir semua member (kecuali yang memang novelis) menjadi penulis dadakan, gak percaya? Niy contohnya, TUM mengadakan "writing contest" yang langsung disambut hangat (hampir) semua member. Selain itu, artikel yang disubmit pun berasal dari kita-kita juga. TUM dari member untuk member :) Akupun termasuk salah satu yang "terpanggil" untuk menulis, syukurnya tulisanku "di-publish" di artikel "featured urban mama" pada bulan Oktober 2010, dari postingan itu aku bisa bertemu dengan teman lama, orangtua dari bayi prematur yang sama-sama dirawat bersama Ben di-NICU, dan bahkan teman baru yang tak ternilai banyaknya yang memberikanku support maupun doa.

11. All in One (ibarat TUMpedia)



Ibarat encyclopedia lainnya, semua yang kita butuhkan mulai dari parenting info,bingung mencari sekolah yang tepat untuk si kecil, fashion, resep, lokasi liburan, pregnancy stuff, financial, semua lengkap ada disini. "Just One click and you'll find all you need". misalnya saat aku pusing dengan kondisi Ben yang belum kunjung tumbuh gigi, saat Ben mulai mogok makan (GTM), ataupun hanya sekedar mesupport ibu-ibu lain yang memiliki anak prematur. Dikala aku pusing harus memilih asuransi jiwa yang cocok buat suamiku. atau sekedar "mengintip" lokasi liburan dan mulai menyusun rencana. satu hal yang aku sesali, aku baru mengenal TUM Agustus 2010, padahal banyak info yang berhubungan dengan metode pemberian MPASI (BLW vs Konvensional) yang menurutku patut disoroti.


Nah, kalau ada kelebihan, pasti ada juga kekurangannya. Kekurangan yang aku rasakan semenjak bergabung menjadi member TUM :
1. Tidak bisa jauh-jauh dari HP
Bahkan sekarang jauh lebih parah daripada saat masih bekerja dulu. Apalagi TUM saat ini sudah ada mobile version-nya, makin menjadi-jadi, addicted abis, karena kapanpun dimanapun gak usah repot-repot ke PC langsung tersambung

2. Lapar mata
Karena banyaknya racun yang bertebaran membuat jadi laparmata yang berakhir dengan kantong kering (salah sapa?)

But in the end, TUM kembali menceriakan hari-hariku yang suram. HP ku dan dunia sosialku tak lagi mati suri. Terimakasih TUM, semoga semakin berjaya di tahun-tahun kedepan. Happy birthday my parenting encyclopedia.. senang bisa menjadi bagian dari TUMblers =)

Monday, December 6, 2010

kesibukan baru

Yes! Akhirnya stlh byk pertimbangan sana sini, mommy memutuskan untuk ikutan tante Karin utk nge-gym..mommy tertarik sama kelas2nya (group exercise), ada salsa,hip hop, aerobik (yg sukses mbuat mommy ala kepiting rebus padahal mayoritas pesertanya > 50th), sampai pilates..dulu mommy agak malas2n utk daftar krn mengingat jahitan caesar, tp skrg kn Ben udah 1.5th, harusnya udah gpp ya..alasan kedua mommy tentunya duit! Untungnya papa melayangkan approval jd mommy udah gak punya alasan lagi d.. Ayooo mommy, Semangat mengembalikan bentuk tubuh ideal (kaya pernah ideal aja badannya) =D

tukang kue dadakan

Mommy pnya impian,pgn bgt bisa bkin kue! Kalo kue yg sekedar kukus sih sjauh ini lancar2 aja,nah skrg mommy tertantang utk membuat kue yg dipanggang pake oven. Selama ni mommy gak pernah buat krn emang ovennya gak ada *huh alasan*. Berhubung udah mulai masuk bln Des,semangat natal udah dimana2, mommy pn pergi ke pasar jatinegara beli oven jaman dl yg dtaro di atas kompor. Oven ☑ cetakan kue ☑ bahan-bahan ☑ ok mommy siap mbuat kue, resepnya pun bole contek dari web theurbanmama, krn baru belajar, mommy rencananya mau buat muffin (konon katanya ini resep baking plg mudah)

Siiippp..biarpn gak pnya mixer,smangat gak bole kendur,.selesai "ngocok" pake baloon-whisk yg tnyata lmyn mnguras energi dan membentuk otot lengan, adonan dtuang ke cetakan dan siap di panggang..si papa menanti dgn tdk sabarnya, itu kue yg di dlm oven dipelototin dan perubahan tiap detiknya langsung di-informasikan "ma,kuenya udah ngembang lho", "ma,kuenya harum baunya", "ma kayanya dkit lagi mateng d", "ma kompornya meleduk!!!"

What?? Kompor meleduk?? Lah kok? Mommy lgsg lari tergopoh2 ke dapur dan di sana mommy liat, tabung gas udah dilepas dari regulator dan posisinya jauh dari kompor, sedangkan papa lg asik padamin api pake serbet basah (errr itu serbet apa kaos dalem ya?whatever! Yg ptg apinya udah mati dan asap dimana2)

Akhirnya proyek pertama mommy dlm mbuat muffin GATOT! Gagal total! Bukan krn salah adonan, salah komposisi atau salah ngatur suhunya, tapi krn si kompor meleduk dan diakhir dgn gas yg tnyata (juga) habis (˘_˘") nasib tukang kue gadungan

Wednesday, December 1, 2010

Ben 1.5tahun

Hari ini, 1 Des 2010, Ben genap berusia 1.5thn *oh my God, anak mommy udah bukan baby lagi, he's toddler now!*, gak terasa udah 1.5thn jagoan mungil mommy lahir,kalo liat Ben skrg, mommy smkn pcya dgn yg namanya keajaiban, kuasa Tuhan..Di usia nya yg 1.5thn

1. Gigi Ben (akhirnya) ada 4 (biarpn kuning warnanya)
2. Udah bisa makan nasi
3. Masih gak mau dgn susu apapun (dcobain UHT / susu pasteurisasi sgala rasa) ttp dtolak,cmn mau nen *nen nya pun msh kuat bgt, kaya < 1th*
4. Udah bisa nyanyi "burung kaka tua" *walaupn cmn sekalimat dan nadanya DO smua*
5. Bisa diajak becanda,klo lg asik ngbrol suka sok nimbrung trs ikutan ketawa
6. Semuanya ditiru *hrs ati2 ni
7. Jalan dtitah 1tgn,sbnr ny udah bbrp kali dia jalan sndr cmn msh gak pede
8. Hobi main ama semut item yg gede,dkejar,dpungut trs dilempar trs dkejar lg (˘_˘")
9. Kosakatanya udah byk,ud bs nyahut kalo dtanya
10. Bisa milih makanan, kalo dsodorin yoghurt sama pisang, ud bisa milih mau yg mana

Dan msh byk lagi..gak nyangka,wktu cpet bgt berlalu..sehat trs ya syg.. ♥

lagu pertama Ben

Ben lagi asik main sendiri, tiba2 dia ngoceh "tek dung..tek dung..bu'ung kaka..tek dung..aaaaaa..."

Hahaha tnyata ni bocah lagi nyanyi "burung kakak tua", tp knp yg diinget cmn "tek dung" nya ya? Dan seharian ini, Ben asik nyanyi itu lagu,di ulang2 trus (˘_˘") hebatnya kamu nak